Monday, January 25, 2016

Banyak Berkata-Kata, Banyak Jugakah Al-Quran dibaca?

Quran ini penanda aras Iman kita. Semakin gemar kita membaca al-Quran, semakin terasa manisnya Iman didalam hati sanubari, semakin malas dan benci kita membaca al-Quran itu tandanya hati kita sedang sakit dan disibukkan oleh Allah dari berinteraksi dan menikmati hidangan cinta dariNya.
Selalulah kita merenung kezaliman didalam diri dan selalulah kita bertaubat memohon Allah agar tetap memilih kita untuk terus menikmati hidangan kalamullah secara Istiqamah walaupun sedikit setiap hari. Hanya dengan pertolonganNya kita berdaya dan punya kekuatan, jangan menzalimi diri sendiri dengan membiarkan jiwa dan roh kelaparan dari hidangan kalamullah. Untungnya jiwa dan roh yang selalu cukup makan minumnya dari kalamullah pagi petang siang malam...
Ya Allah golongkanlah kami dari Ahli-ahli Mu, ahlul Quran yang Istimewa, khas lagi tertentu janji-janji kebaikan yang Kau sediakan buat sekalian hamba-hamba Mu, kurniakanlah juga nikmat-nikmat kebaikan itu kepada sekalian yang membaca coretan rasa yang datang dari jiwa yang selalu kelaparan ini, akan manis dan nikmatnya Kalamullah itu...

Sunday, January 24, 2016

Alhamdulillah, I'm back!

Bismillahirrahmanirrahim

Menulis blog sudah setahun lebih ku tinggalkan. Melihat kembali garis masa perkembangan blog ini, aku merasakan ada sesuatu perubahan pada diriku.

Ada saatnya tulisan disini berbaur ceria, ada saatnya seakan hilang semangat. Tapi yang pasti aku sendiri terhibur dan kembali semangat saat menatap kembali penulisan ataupun pesanan ringkas yang ditulis dengan semangat. Diri sendiri terisnpirasi, apa mungkin orang lain tiada terikut naik semangatnya? Ah, kehidupan. Indah seorang seorang rugilah teman. Indah beramai-ramai makin bermakna jalan hidup mu.

Tentang diriku, Alhamdulillah ada benda kupelajari dalam setahun dua usai pengajian sarjana muda yang lalu.

Tentang keluarga, Alhamdulillah dan Alhamdulillah Allah mengujiku dengan Isteri yang memahami dan sabar serta dua putera yang siap menanti lakaran lakaran kehidupan dari pencorakan abi dan mamanya.

Tentang kejiranan, Alhamdulillah.
Tentang kenegerian, Alhamdulillah walaupun landskap politik negara pasti sedikit berubah dengan kewujudan Pakatan Harapan dalam politik kenegerian negara kita. Baik atau burukkah kewujudan mereka? Hanya senyuman mampu diberi, kerana ku tetap yakin Islam adalah penyelesaian segala masalah sosioekonomi alam sejagat. Mereka sangat yakin dengan PH ataupun BN ataupun apa jua konspirasi dan perancangan? Semoga ada kebaikan, tetapi kami lebih yakin dengan janji Allah dan Rasul dalam menempuh liku-liku zaman samar dipenuhi asap fitnah ini.

Tentang kenegaraan, Alhamdulillah. Tapisan demi tapisan Allah sediakan. Acuan demi acuan Allah siapkan. Ada yang yakin dan ada yang separa yakin dengan tapisan dan acuan dari Allah. Biarkan masa berjalan dan tetap teguhlah kita berpegang dengan Kitab Allah walaupun dimana roda Islam ini berputar atau diputar.

Saat dibawah ambillah peluang membaiki diri, bukan membuka ruang fitnah kerosakan yang baru kerana idea kita tidak diterima. Say Alhamdulillah guys for our rejected idea that might be bad in long term application (eventhough it might seem brilliant for short term resolution)

Saat diatas ambillah peluang perbaiki diri dan orang bawah secara baik dan bersistem, bukan sekadar menghina maupun memperlekehkan segala jasa baik generasi terdahulu. Kita semua hanyalah mata rantai perjuangan. Penerus cita-cita Islami bersusur galur dari perjuangan para Anbiyak. Andainya idea kita diterima pula, say Astaghfirullah guys for the accepted ideas that we do not know how it will be end, and the burden of ideas implementation that just put down on our head for the triumph succes or severe failure of the ideas result.

Allahuakbar, between Sobr and Syukur we can always say Alhamdulillah or Astaghfirullah.

Maha suci Allah yang memberi ilham, kekuatan dan kesegaran untuk kembali menulis. Say what Muhammad? Alhamdulillah!

I'm back! :-)

Masa Itu Nyawa